Transportasi di luar Indonesia

Royal Brunei

Royal Brunei adalah penerbangan negara Brunei Darussalam, seperti namanya. Penerbangan ini menawarkan jasa transportasi ke kota-kota besar, seperti Jakarta, Bandar Seri Begawan, Bangkok, Brisbane, London, Hongkong, Dubai, dll.

Pesawatnya cukup bagus. Pramugarinya juga cantik. Dan di pesawat yang saya pakai minggu lalu, mereka punya layar TV di setiap 3 baris kursi. Bagasinya walaupun di tiket tercantum maksimal berat adalah 20 kgs, tapi mereka masih bisa menerima hingga 25 kgs. Sedangkan tas kabin tidak boleh lebih berat dari 7 kgs. Hahaha…karena misunderstanding ini, saya jadi harus membongkar isi koper saya di bandara…hahahaha…..

Pesawat yang saya pakai dari Jakarta ke Bandar Seri Begawan terlambat sekitar 15 menit, hmm…cukup disayangkan untuk international flight. Di pesawat sebelum keberangkatan, mereka membagikan sebuah kain basah untuk bersih-bersih tangan dan muka. Cukup oke, hingga kita merasa bersih.

Yang menariknya lagi, pada saat akan mendarat di Bandar Seri Begawan, mereka menampilkan overview negara Brunei Darussalam, hingga kita menjadi lebih mengenal negara tersebut. Informasi yang ditampilkan cukup penting untuk diketahui, seperti budaya Brunei, mata uang yang berlaku, nomor-nomor telpon penting, kondisi ekonomi, hukum, wisata hingga pemerintahannya.

Japan Airlines
Saya menggunakan JAL (Japan Airlines) pada saat saya mau ke Tokyo. Dari Jakarta ke Jepang ada direct flight. Pesawatnya sangat berteknologi. Seperti umumnya pesawat besar lainnya, mereka mempunyai layar monitor/screen di setiap tempat duduknya. Dengan screen tersebut, masing-masing penumpang bisa menonton film/movie, mendengar lagu, atau bermain game. Ada tersedia remote yang bisa digunakan untuk memilih channel, memperbesar/memperkecil volume audio, dan remote untuk bermain game. Sungguh menyenangkan. Makanannya juga enak. Umumnya makanan yang diberikan adalah makanan Jepang (maklum namanya juga pesawat Jepang). Mereka juga memberikan rice snack yang sangat khas Jepang.

JAL memang sangat kuat di teknologi, pada saat pesawat akan lepas landas, umumnya akan ada demonstrasi standar keamanan di pesawat oleh pramugari, tapi di JAL, demo ini akan ditampilkan dalam bentuk video di screen masing-masing. Sungguh langkah yang sangat maju.

All Nippon Airlines
Pesawat ini sangat menarik. Di pesawat ini saya mendapatkan kelas business. Benar-benar asik dan dimanjakan. Kursinya bisa diganti menjadi 3 posisi, yaitu posisi tegak (yang harus dipakai pada saat pesawat lepas landas atau akan mendarat), posisi relax, atau posisi tidur. Perjalanan jauh juga terasa cepat dan tidak melelahkan karena kita bisa mengganti berbagai posisi tubuh kita. Tubuh kita tidak terasa lelah. Sedangkan hiburan seperti umumnya. Mereka mempunyai screen di tiap-tiap kursi, di mana setiap penumpang bisa melihat video pilihan mereka sendiri, mendengar lagu pilihan mereka sendiri dan bermain game. Kelebihan yang lain adalah mereka menjamu makanan yang enak tanpa henti. Kita hanya perlu memesan kepada mereka, dan mereka akan mengantarnya segera.

Kekurangannya adalah ada beberapa pramugari yang kurang fasih berbahasa inggris. Benar-benar disayangkan.

This entry was posted in My Journey & Opini and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

14 Responses to Transportasi di luar Indonesia

  1. isMi.. says:

    Lam kenal..
    tanya donK..
    jkt-brunei pesawatny+pajak dll sKali jalan abis brapa klo pake royal brunei.. thanx..
    reply ASAP pLease,,(“,),,

  2. melisa says:

    +/- 350USD one way.

  3. Pingback: Kerja di Brunei

  4. Alvin says:

    wah lumayan mahal jg yah biaya transportnya…

  5. melisa says:

    kalo pake pesawat RB, iya kurang lebih segitu. Mungkin karena saya pesannya di waktu peak juga. Teman saya ada tuh yang dapat 150USD$ one way.

    Atau kalo mau, kamu bisa coba alternatif lain. Tapi ini yang paling praktis. 🙂

  6. indratno says:

    ada info kalo pas ultah Sultan bulan Juli biasanya turun.. ada teman bothway jkt – brunei 200an USD$

    ada alternatif lain lewat pontianak.. perjalanan seharian dari pontianak – gadong ( naik bis )
    rutenya kurang tau juga, mungkin lewat KK.. 🙂

  7. david says:

    Rencananya juni nanti saya kerja di brunei..
    rencananya sih saya mau pake air asia ke KL dulu baru dri KL ke brunei pake Air asia jg…bisa lebih irit kan bu ??
    any suggest ??

  8. melisa says:

    kalo ada penerbangan AirAsia dari Jakarta ke Miri (Serawak, Malaysia) akan lebih bagus. Dari Miri ke Brunei menggunakan mobil. Ada yang jemput ? Di sana jarang ada kendaraan umum. Dan taxi sangat mahal. Bisa sekitar 100BND/SGD.
    Kalo ada yang jemput seh ga masalah.

    Soalnya setau saya, AirAsia belum ada dari KL langsung ke Brunei.

    Kalo jatuhnya ga jauh beda, mending pake Royal Brunei, cari harga tiket yang murah. Setau sy sekitar 3,5 juta udah sampe Brunei. Cuma kota mana Anda akan tinggal ? Itu juga harus dicari tau.

  9. Wahyu says:

    Misalnya kita lagi jalan2 ke brunei terus ada keinginan untuk bekerja di sana, bisa gak cari kerja setelah sampai di sana tanpa lewat agen jadinya kita melamar langsung. Kalau bisa apa pengurusan visa nya nanti ga ada kesulitan? Terimakasih..

  10. sukma says:

    mba’ mo nanya kl skr tau ga harga RBT dari JKT ke Brunei brp. suami saya mo brngkat lagi ke BSB kira2 awal juni ini, ada usul ga beli tiketnya dmn

  11. melisa says:

    wah, harga bervariasi Mba, tergantung musim hehehe…
    Coba aja beli di travel agen, atau di perwakilan RBA (atau RBT ?) di Bandara Soekarno Hatta.

  12. budi purwanto says:

    info mbak..untuk pekerjaan supir ada nngak ???

  13. hadi says:

    maaf, tanya. apa bisa minta informasi bagaimana cara kerja di Bruney? apa bisa minta nama2 agensi tenaga kerja untk kerja di bruney yg di jkt a
    or di bruney.trmaksih.

  14. fauzan says:

    nanya mba’. saya lulusan sarjana, umur 37 tahun, pengalaman kerja di electronic manufacturing. ada lowongan kerja di Brunai nggak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notify me of followup comments via e-mail. You can also subscribe without commenting.