Category Archives: Food for Soul

Kisah Sukses Adam Khoo; si Bodoh yang menjadi Milyader

Ada satu cerita tentang orang Singapura yang bernama Adam Khoo. Pada umur 26 tahun dia mempunyai empat bisnis yang beromzet US$ 20juta. Ketika umur 12 tahun Adam dicap sebagai orang yang malas, bodoh, agak terbelakang dan tidak ada harapan. Ketika masuk SD, dia benci membaca; maunya hanya main game computer dan nonton TV. Karena tidak belajar, banyak nilai F yang membuat dia semakin benci kepada gurunya; benci belajar, bahkan juga benci terhadap sekolah.

Saat duduk di kelas 3 dia dikeluarkan dari sekolah, dan pindah ke sekolah yang lain. Ketika mau masuk SMP, dia ditolak 6 sekolah, dan akhirnya masuk sekolah yang terjelek. Di sekolah yang begitu banyak orang bodohnya dan tidak diterima di sekolah yang baik itu, Adam Khoo termasuk yang paling bodoh. Di antara 160 murid seangkatan, Adam Khoo menduduki peringkat 10 terbawah.

Orangtuanya panik dan menirim dia ke banyak les, tapi hal itu tidak menolong sama sekali. Di sebuah sekolah dengan nilai 0-100, rata-rata nilainya adalah 40. Bahkan guru matematikanya pernah mengundang ibunya dan bertanya, “Kenapa di SMP kelas 1, Adam Khoo tidak bisa mengerjakan soal kelas 4 SD?”

Pada umur 13 tahun, Adam Khoo dikirim ke Super-Teen Program yang diajari oleh Ernest Wong, yang menggunakan teknologi Accelerated Learning, Neuro Linguistic Programming (NLP) dan Whole Brain Learning. Sejak saat itu keyakinan Adam Khoo berubah. Ia yakin bahwa dia bisa. Ditunjukkan oleh Ernest Wong bahwa semua orang bisa menjadi genius dan menjadi pemimpin walaupun awalnya goblok sekalipun. Dikatakan oleh Ernest Wong , “Satu-satunya hal yang bisa menghalangi kita adalah keyakinan yang salah serta sikap yang negative.” Kata-kata ini mempengaruhi Adam Khoo. Dia akhirnya memiliki keyakinan bahwa kalau ada orang yang bisa mendapatkan nilai A, dia juga bisa. Selama ini Adam Khoo bodoh, karena dia masih muda, naïf, dan menerima sepenuh hati kata-kata orang lain yang negative.

Untuk pertama kalinya dalam hidupnya Adam Khoo berani menentukan target-nya, yaitu mendapatkan nilai A semua. Dia menentukan goal jangka pendeknya, yaitu masuk Vitoria Junior College (SMA terbaik di Singapura), tujuan jangka panjangnya masuk National University of Singapore dan menjadi murid terbaik disana.

Ketika kembali ke sekolah, Adam Khoo langsung take action dengan menempel kata-kata motivasional yang dia gambar sendiri dan belajar menggunakan cara belajar yang benar (yang selama ini tidak diajarkan di sekolah manapun), menggunakan teknik membaca cepat, cara mencatat menggunakan kedua belah otak, dan menggunakan teknik super memori, dan ketika Adam Khoo ditanyai oleh gurunya, dia bisa menjawab dengan tepat.

Ketika teman-teman dan gurunya bertanya apa yang akan dia raih, dijawab oleh Adam Khoo bahwa dia akan menjadi ranking No.1 di sekolahnya, masuk Victoria Junior College dan National University of Singapore. Semua orang menertawakannya, karena tidak pernah terjadi dalam sejarah bahwa lulusan SMP tersebut masuk Victoria Junior College dan National University of Singapore. Bukannya jadi loyo karena di tertawakan, Adam Khoo malah semakin tertantang untuk semakin bekerja dengan cerdas dan keras untuk mencapai impian dan mengubah sejarah.

Dalam waktu 3 bulan rata-rata nilainya naik menjadi 70. Dalam satu tahun, dari ranking terbawah dia menduduki ranking 18. dan ketika lulus SMP, dia menduduki ranking 1 dengan Nilai Ebtanas Murni A semua untuk 6 mata pelajaran yang diuji. Dia kemudian diterima di Victoria Junior College dan mendapatkan nilai A bulat untuk tiga mata pelajaran favoritnya. Akhirnya dia diterima di National University of Singapore (NUS) dan karena di universitas itu dia setiap tahun menjadi juara, akhirnya Adam Khoo dimasukkan ke NUS Talent Development Program. Program ini diberikan khusus kepada TOP 10 mahasiswa yang dianggap jenius.

Bagaimana seorang yang tadinya dianggap bodoh, agak tebelakang, dan tidak punya harapan, serta menduduki ranking terendah di kelasnya bisa berubah, menjadi juara kelas dan dianggap genius? Nah, Anda sudah tahu apa yang dikatakan oleh Ernest Wong, “Yang menghambat kita adalah keyakinan yang salah dan sikap yang negative”.

Kesuksesan Adam Khoo pertama datang dari perubahan keyakinan yang salah menjadi keyakinan yang tepat (dari keyakinannya “Saya bodoh, lulus saja susah” menjadi “Kalau orang lain bisa mendapatkan A, saya juga bisa!”)

Kunci suksesnya yang kedua adalah bahwa dia mempunyai tujuan yang mantap (“Nilai saya harus A semua, juara 1, masuk Victoria Junior College, masuk NUS dan menjadi terbaik disana”)
Kunci suksesnya yang ketiga ialah bahwa dia mempunyai alasan yang sangat kuat. Dia bahkan mengucapkan public commitment di depan taman-teman, bicara di depan kelas dan ditertawakan. Akibatnya, kalau tidak dapat nilai A, dia akan malu luar biasa; sedangkan bila mendapat nilai A, dia akan bangga luar biasa.
Kunci suksenya yang keempat adalah bahwa dia mempunyai starategi yang tepat untuk belajar. Dia menggunaka teknik membaca cepat, cara mencatat menggunakan kedua belah otak, dan menggunakan kedua belah otak, dan menggunakan teknik super memori.

(Berbagai sumber)

Kisah Nyata Anak Durhaka dari Singapura

Sebuah Kisah Nyata dari Negeri tetangga Singapura beberapa dekade lalu yang cukup menghebohkan hingga Perdana Menteri saat itu, Lee Kwan Yew senior turun tangan dan mengeluarkan dekrit tentang orang lansia di Singapura.

Dikisahkan ada orang kaya raya di sana mantan Pengusaha sukses yang mengundurkan diri dari dinia bisnis ketika istrinya meninggal dunia. Jadilah ia single parent yang berusaha membesarkan dan mendidik dengan baik anak laki-laki satu-satunya hingga mampu mandiri dan menjadi seorang Sarjana.

Kemudian setelah anak tunggalnya tersebut menikah, ia minta ijin kepada ayahnya untuk tinggal bersama di Apartemen Ayahnya yang mewah dan besar. Dan ayahnya pun dengan senang hati mengijinkan anak menantunya tinggal bersama-sama dengannya. Terbayang dibenak orangtua tersebut bahwa apartemen nya yang luas dan mewah tersebut tidak akan sepi, terlebih jika ia mempunya cucu. Betapa bahagianya hati bapak tersebut bisa berkumpul dan membagi kebahagiaan dengan anak dan menantunya.

Pada mulanya terjadi komunikasi yang sangat baik antara Ayah-Anak-Menantu yang membuat Ayahnya yang sangat mencintai anak tunggalnya itu tersebut tanpa sedikitpun ragu-ragu mewariskankan seluruh harta kekayaan termasuk apartment yang mereka tinggali, dibaliknamakan ke anaknya itu melalui Notaris terkenal di sana.

Tahun-tahun berlalu, seperti biasa, masalah klasik dalam rumah tangga, jika anak menantu tinggal seatap dengan orang tua, entah sebab mengapa akhirnya pada suatu hari mereka bertengkar hebat yang pada akhirnya, anaknya tega mengusir sang Ayah keluar dari apartment mereka yang ia warisi dari Ayahnya.

Karena seluruh hartanya, Apartemen, Saham, Deposito, Emas dan uang tunai sudah diberikan kepada anaknya, maka mulai hari itu dia menjadi pengemis di Orchard Rd. Bayangkan, orang kaya mantan pebisnis yang cukup terkenal di Singapura tersebut, tiba-tiba menjadi pengemis!

Suatu hari, tanpa disengaja melintas mantan teman bisnisnya dulu dan memberikan sedekah, dia langsung mengenali si ayah ini dan menanyakan kepadanya, apakah ia teman bisnisnya dulu. Tentu saja, si ayah malu danmenjawab bukan, mungkin Anda salah orang, katanya. Akan tetapi temannya curiga dan yakin, bahwa orang tua yang mengemis di Orchad Road itu adalah temannya yang sudah beberapa lama tidak ada kabar beritanya. Kemudian, temannya ini mengabarkan hal ini kepada teman-temannya yang lain, dan mereka akhirnya bersama-sama mendatangi orang tersebut. Semua mantan sahabat karibnya tersebut langsung yakin bahwa pengemis tua itu adalah Mantan pebisnis kaya yang dulu mereka kenal.

Dihadapan para sahabatnya, si ayah dengan menangis tersedu-sedu, menceritakan semua kejadian yang sudah dialaminya. Maka, terjadilah kegemparan di sana, karena semua orangtua di sana merasa sangat marah terhadap anak yang sangat tidak bermoral itu.

Kegemparan berita tersebut akhirnya terdengar sampai ke telinga PM Lee Kwan Yew Senior.

PM Lee sangat marah dan langsung memanggil anak dan menantu durhaka tersebut. Mereka dimaki-maki dan dimarahi habis-habisan oleh PM Lee dan PM Lee mengatakan “Sungguh sangat memalukan bahwa di Singapura ada anak durhaka seperti kalian” .

Lalu PM Lee memanggil sang Notaris dan saat itu juga surat warisan itu dibatalkan demi hukum! Dan surat warisan yang sudah baliknama ke atas nama anaknya tersebut disobek-sobek oleh PM Lee. Sehingga semua harta milik yang sudah diwariskan tersebut kembali ke atas nama Ayahnya, bahkan sejal saat itu anak menantu itu dilarang masuk ke Apartment ayahnya.

Mr Lee Kwan Yew ini ternyata terkenal sebagai orang yang sangat berbakti kepada orangtuanya dan menghargai para lanjut usia (lansia). Sehingga, agar kejadian serupa tidak terulang lagi, Mr Lee mengeluarkan Kebijakan / Dekrit yaitu “Larangan kepada para orangtua untuk tidak mengwariskan harta bendanya kepada siapapun sebelum mereka meninggal. Kemudian, agar para lansia itu tetap dihormati dan dihargai hingga akhir hayatnya, maka dia buat Kebijakan berupa Dekrit lagi, yaitu agar semua Perusahaan Negara dan swasta di Singapura memberi pekerjaan kepada para lansia. Agar para lansia ini tidak tergantung kepada anak menantunya dan mempunyai penghasilan sendiri dan mereka sangat bangga bisa memberi angpao kepada cucu-cucunya dari hasil keringat mereka sendiri selama 1 tahun bekerja.

Anda tidak perlu heran jika Anda pergi ke Toilet di Changi Airport, Mall, Restaurant, Petugas cleaning service adalah para lansia. Jadi selain para lansia itu juga bahagia karena di usia tua mereka masih bisa bekerja, juga mereka bisa bersosialisasi dan sehat karena banyak bergerak. Satu lagi sebagaimana di negeri maju lainnya, PM Lee juga memberikan pendidikan sosial yang sangat bagus buat anak-anak dan remaja di sana, bahwa pekerjaan membersihkan toilet, meja makan diresto dsbnya itu bukan pekerjaan hina, sehingga anak-anak tsb dari kecil diajarkan untuk tahu menghargai orang yang lebih tua, siapapun mereka dan apapun profesinya.

Sebaliknya, Anak di sana dididik menjadi bijak dan terus memelihara rasa hormat dan sayang kepada orangtuanya, apapun kondisi orangtuanya.

Meskipun orangtua mereka sudah tidak sanggup duduk atau berdiri,atau mungkin sudah selamanya terbaring diatas tempat tidur, mereka harus tetap menghormatinya dengan cara merawatnya.

Mereka, warganegara Singapura seolah diingatkan oleh PM Lee agar selalu mengenang saat mereka masih balita, orangtua merekalah yang membersihkan tubuh mereka dari semua bentuk kotoran, juga yang memberi makan dan kadang menyuapinya dengan tangan mereka sendiri, dan menggendongnya kala mereka menangis meski dini hari dan merawatnya ketika mereka sakit.

-UNKNOWN-

Woman

A young wife sat on a sofa on a hot humid day, drinking iced tea and visiting with her Mother. As they talked about life, about marriage, about the responsibilities of life and the obligations of adulthood, the mother clinked the ice cubes in her glass thoughtfully and turned a clear, sober glance upon her daughter ‘Don’t forget your Sisters,’ she advised, swirling the tea leaves to the bottom of her glass. ‘They’ll be more important as you get older. No matter how much you love your husband, no matter how much you love the children you may have, you are still going to need Sisters. Remember to go places with them now and then; do things with them.’

‘Remember that ‘Sisters’ means ALL the women… your girlfriends, your daughters, and all your other women relatives too. ‘You’ll need other women. Women always do.’ What a funny piece of advice!’ the young woman thought. Haven’t I just gotten married? Haven’t I just joined the couple-world? I’m now a married woman, for goodness sake! A grownup! Surely my husband and the family we may start will be all I need to make my life worthwhile!’

But she listened to her Mother. She kept contact with her Sisters and made more women friends each year. As the years tumbled by, one after another, she gradually came to understand that her Mom really knew what she was talking about. As time and nature work their changes and their mysteries upon a woman, Sisters are the mainstays of her life.

After more than 50 years of living in this world, here is what I’ve learned:

THIS SAYS IT ALL:
Time passes.
Life happens.
Distance separates.
Children grow up.
Jobs come and go.
Love waxes and wanes.
Men don’t do what they’re supposed to do.
Hearts break.
Parents die.
Colleagues forget favors.
Careers end.

BUT………
Sisters are there, no matter how much time and how many miles are between you. A girl friend is never farther away than needing her can reach. When you have to walk that lonesome valley and you have to walk it by yourself, the women in your life will be on the valley’s rim, cheering you on, praying for you, pulling for you, intervening on your behalf, and waiting with open arms at the valley’s end.

Sometimes, they will even break the rules and walk beside you…Or come in and carry you out.
Girlfriends, daughters, granddaughters, daughters-in-law, sisters, sisters-in-law, Mothers, Grandmothers, aunties, nieces, cousins, and extended family, all bless our life!

The world wouldn’t be the same without women, and neither would I. When we began this adventure called womanhood, we had no idea of the incredible joys or sorrows that lay ahead. Nor did we know how much we would need each other.

Link yang Lain :
Perjalanan Menemukan Cinta

10 Rahasia Sukses Orang Jepang

jepang31. Kerja Keras
Sudah menjadi rahasia umum bahwa bangsa Jepang adalah pekerja keras. Rata-rata jam kerja pegawai di Jepang adalah 2450 jam/tahun, sangat tinggi dibandingkan dengan Amerika (1957 jam/tahun), Inggris (1911 jam/tahun), Jerman (1870 jam/tahun), dan Perancis (1680 jam/tahun). Seorang pegawai di Jepang bisa menghasilkan sebuah mobil dalam 9 hari, sedangkan pegawai di negara lain memerlukan 47 hari untuk membuat mobil yang bernilai sama. Seorang pekerja Jepang boleh dikatakan bisa melakukan pekerjaan yang biasanya dikerjakan oleh 5-6 orang. Pulang cepat adalah sesuatu yang boleh dikatakan "agak memalukan" di Jepang, dan menandakan bahwa pegawai tersebut termasuk "yang tidak dibutuhkan" oleh perusahaan.

2. Malu

jepang5Malu adalah budaya leluhur dan turun temurun bangsa Jepang. Harakiri (bunuh diri dengan menusukkan pisau ke perut) menjadi ritual sejak era samurai, yaitu ketika mereka kalah dan pertempuran. Masuk ke dunia modern, wacananya sedikit berubah ke fenomena “mengundurkan diri” bagi para pejabat (mentri, politikus, dsb) yang terlibat masalah korupsi atau merasa gagal menjalankan tugasnya. Efek negatifnya mungkin adalah anak-anak SD, SMP yang kadang bunuh diri, karena nilainya jelek atau tidak naik kelas. Karena malu jugalah, orang Jepang lebih senang memilih jalan memutar daripada mengganggu pengemudi di belakangnya dengan memotong jalur di tengah jalan. Mereka malu terhadap lingkungannya apabila mereka melanggar peraturan ataupun norma yang sudah menjadi kesepakatan umum.

3. Hidup Hemat

Orang Jepang memiliki semangat hidup hemat dalam keseharian. Sikap anti konsumerisme berlebihan ini nampak dalam berbagai bidang kehidupan. Di masa awal mulai kehidupan di Jepang, saya sempat terheran-heran dengan banyaknya orang Jepang ramai belanja di supermarket pada sekitar jam 19:30. Selidik punya selidik, ternyata sudah menjadi hal yang biasa bahwa supermarket di Jepang akan memotong harga sampai separuhnya pada waktu sekitar setengah jam sebelum tutup. Seperti diketahui bahwa Supermarket di Jepang rata-rata tutup pada pukul 20:00.

4. Loyalitas

jepang4Loyalitas membuat sistem karir di sebuah perusahaan berjalan dan tertata dengan rapi. Sedikit berbeda dengan sistem di Amerika dan Eropa, sangat jarang orang Jepang yang berpindah-pindah pekerjaan. Mereka biasanya bertahan di satu atau dua perusahaan sampai pensiun. Ini mungkin implikasi dari Industri di Jepang yang kebanyakan hanya mau menerima fresh graduate, yang kemudian mereka latih dan didik sendiri sesuai dengan bidang garapan (core business) perusahaan.

5. Inovasi

Jepang bukan bangsa penemu, tapi orang Jepang mempunyai kelebihan dalam meracik temuan orang dan kemudian memasarkannya dalam bentuk yang diminati oleh masyarakat. Menarik membaca kisah Akio Morita yang mengembangkan Sony Walkman yang melegenda itu. Cassete Tape tidak ditemukan oleh Sony, patennya dimiliki oleh perusahaan Phillip Electronics. Tapi yang berhasil mengembangkan dan membundling model portable sebagai sebuah produk yang booming selama puluhan tahun adalah Akio Morita, founder dan CEO Sony pada masa itu. Sampai tahun 1995, tercatat lebih dari 300 model walkman lahir dan jumlah total produksi mencapai 150 juta produk. Teknik perakitan kendaraan roda empat juga bukan diciptakan orang Jepang, patennya dimiliki orang Amerika. Tapi ternyata Jepang dengan inovasinya bisa mengembangkan industri perakitan kendaraan yang lebih cepat dan murah.

6. Pantang Menyerah

Sejarah membuktikan bahwa Jepang termasuk bangsa yang tahan banting dan pantang menyerah. Puluhan tahun dibawah kekaisaran Tokugawa yang menutup semua akses ke luar negeri, Jepang sangat tertinggal dalam teknologi. Ketika restorasi Meiji (meiji ishin) datang, bangsa Jepang cepat beradaptasi dan menjadi fast-learner.
jepang2Kemiskinan sumber daya alam juga tidak membuat Jepang menyerah. Tidak hanya menjadi pengimpor minyak bumi, batubara, biji besi dan kayu, bahkan 85% sumber energi Jepang berasal dari negara lain termasuk Indonesia . Kabarnya kalau Indonesia menghentikan pasokan minyak bumi, maka 30% wilayah Jepang akan gelap gulita Rentetan bencana terjadi di tahun 1945, dimulai dari bom atom di Hiroshima dan Nagasaki , disusul dengan kalah perangnya Jepang, dan ditambahi dengan adanya gempa bumi besar di Tokyo . Ternyata Jepang tidak habis. Dalam beberapa tahun berikutnya Jepang sudah berhasil membangun industri otomotif dan bahkan juga kereta cepat (shinkansen).
Mungkin cukup menakjubkan bagaimana Matsushita Konosuke yang usahanya hancur dan hampir tersingkir dari bisnis peralatan elektronik di tahun 1945 masih mampu merangkak, mulai dari nol untuk membangun industri sehingga menjadi kerajaan bisnis di era kekinian. Akio Morita juga awalnya menjadi tertawaan orang ketika menawarkan produk Cassete Tapenya yang mungil ke berbagai negara lain. Tapi akhirnya melegenda dengan Sony Walkman-nya. Yang juga cukup unik bahwa ilmu dan teori dimana orang harus belajar dari kegagalan ini mulai diformulasikan di Jepang dengan nama shippaigaku (ilmu kegagalan). Kapan-kapan saya akan kupas lebih jauh tentang ini

7. Budaya Baca

Jangan kaget kalau anda datang ke Jepang dan masuk ke densha (kereta listrik), sebagian besar penumpangnya baik anak-anak maupun dewasa sedang membaca buku atau koran. Tidak peduli duduk atau berdiri, banyak yang memanfaatkan waktu di densha untuk membaca. Banyak penerbit yang mulai membuat man-ga (komik bergambar) untuk materi-materi kurikulum sekolah baik SD, SMP maupun SMA. Pelajaran Sejarah, Biologi, Bahasa, dsb disajikan dengan menarik yang membuat minat baca masyarakat semakin tinggi. Saya pernah membahas masalah komik pendidikan di blog ini. Budaya baca orang Jepang juga didukung oleh kecepatan dalam proses penerjemahan buku-buku asing (bahasa inggris, perancis, jerman, dsb). Konon kabarnya legenda penerjemahan buku-buku asing sudah dimulai pada tahun 1684, seiring dibangunnya institute penerjemahan dan terus berkembang sampai jaman modern. Biasanya terjemahan buku bahasa Jepang sudah tersedia dalam beberapa minggu sejak buku asingnya diterbitkan.

8. Kerjasama Kelompok

jepangBudaya di Jepang tidak terlalu mengakomodasi kerja-kerja yang terlalu bersifat individualistik. Termasuk klaim hasil pekerjaan, biasanya ditujukan untuk tim atau kelompok tersebut. Fenomena ini tidak hanya di dunia kerja, kondisi kampus dengan lab penelitiannya juga seperti itu, mengerjakan tugas mata kuliah biasanya juga dalam bentuk kelompok. Kerja dalam kelompok mungkin salah satu kekuatan terbesar orang Jepang. Ada anekdot bahwa “1 orang professor Jepang akan kalah dengan satu orang professor Amerika, hanya 10 orang professor Amerika tidak akan bisa mengalahkan 10 orang professor Jepang yang berkelompok” . Musyawarah mufakat atau sering disebut dengan “rin-gi” adalah ritual dalam kelompok. Keputusan strategis harus dibicarakan dalam “rin-gi”.

9. Mandiri

Sejak usia dini anak-anak dilatih untuk mandiri. Irsyad, anak teman saya yang paling besar sempat merasakan masuk TK (Yochien) di Jepang. Dia harus membawa 3 tas besar berisi pakaian ganti, bento (bungkusan makan siang), sepatu ganti, buku-buku, handuk dan sebotol besar minuman yang menggantung di lehernya. Di Yochien setiap anak dilatih untuk membawa perlengkapan sendiri, dan bertanggung jawab terhadap barang miliknya sendiri. Lepas SMA dan masuk bangku kuliah hampir sebagian besar tidak meminta biaya kepada orang tua. Teman-temen seangkatan saya dulu di Saitama University mengandalkan kerja part time untuk biaya sekolah dan kehidupan sehari-hari. Kalaupun kehabisan uang, mereka “meminjam” uang ke orang tua yang itu nanti mereka kembalikan di bulan berikutnya.

10. Jaga Tradisi & Menghormati Orang Tua

Perkembangan teknologi dan ekonomi, tidak membuat bangsa Jepang kehilangan tradisi dan budayanya. Budaya perempuan yang sudah menikah untuk tidak bekerja masih ada dan hidup sampai saat ini.

Budaya minta maaf masih menjadi reflek orang Jepang. Kalau suatu hari anda naik sepeda di Jepang dan menabrak pejalan kaki , maka jangan kaget kalau yang kita tabrak malah yang minta maaf duluan.

Sampai saat ini orang Jepang relatif menghindari berkata “tidak” untuk apabila mendapat tawaran dari orang lain. Jadi kita harus hati-hati dalam pergaulan dengan orang Jepang karena “hai” belum tentu “ya” bagi orang Jepang Pertanian merupakan tradisi leluhur dan aset penting di Jepang. Persaingan keras karena masuknya beras Thailand dan Amerika yang murah, tidak menyurutkan langkah pemerintah Jepang untuk melindungi para petaninya. Kabarnya tanah yang dijadikan lahan pertanian mendapatkan pengurangan pajak yang signifikan, termasuk beberapa insentif lain untuk orang-orang yang masih bertahan di dunia pertanian. Pertanian Jepang merupakan salah satu yang tertinggi di dunia.

Perbedaan Cinta antara Pria dan Wanita

pria dan wanitaSaya pernah membaca mengenai artikel yang menurut saya benar-benar perlu kita pertimbangkan
dalam memilih pasangan hidup kita. Artikel ini menggugah pandangan saya dalam memilih
dan memutuskan pasangan hidup. Saya beruntung membaca artikel ini, dan saya mau berbagi
dengan Saudara semua mengenai artikel ini. Semoga memberikan berkat juga untuk Saudara semua.

Cerita ini dibuat oleh seorang pria :
Adik wanita saya jatuh cinta pada seorang pria. Sayangnya pria ini mencintai wanita lain,
dan tidak berminat pada adik wanita saya, padahal adik saya cukup cantik, pandai dan baik. Adik saya berusaha menarik pria (A) tersebut dengan memberi perhatian, terkadang memasak untuk dia, dan lainnya. Tapi pria ini tetap tidak bergeming. Pada saat yang bersamaan, ada pria mencintainya.
Adik saya tidak tertarik dengan pria ini (B). B tidak peduli, dia tetap memberikan perhatian,
mau mendengarkan, memberikan hadiah-hadiah seperti bunga, coklat, dll. Sebetulnya ada
wanita lain yang mengejar pria B, tapi sayangnya si pria B tidak bergeming. Matanya hanya
melihat adik saya. Karena itulah, akhirnya adik saya memutuskan untuk menikah dengan pria B.
Setelah pernikahan, mereka dikarunia beberapa anak, dan adik saya makin lama makin bahagia. Suaminya selalu menempatkan dia pada urutan nomor satu, memberikan hadiah-hadiah dan kejuta-kejutan manis, memasak untuk dia, selalu ada sebagai tempat curahan, memberikan kebutuhan adik saya lahir dan batin. Tentunya sebagai wanita, adik saya menjadi jatuh cinta dan semakin cinta dengan pria tersebut.

pria dan wanita2Cerita kedua adalah teman wanita saya. Dia mencintai seorang pria (C). Pria C ini sangat ganteng.
Banyak menarik perhatian wanita, termasuk teman wanita saya. Dia mengejar pria ini tanpa mengenal lelah, memberikan perhatian, berkunjung ke rumah pria tersebut, bergaul dengan teman-temannya. Tapi pria C tidak mencintai teman wanita saya, dia mencintai wanita lain. Karena satu dan lain hal, akhirnya teman wanita saya berhasil menikah dengan pria C, walaupun pria ini tidak mencintai dia. Dia memiliki pria ini sekarang. Setelah pernikahan, wanita ini bertambah kurus, mukanya tidak berseri, dan selalu terlihat tertekan. Dalam pernikahannya, pria C tidak pernah memberikan perhatian,
terkadang pulang malam, dan mempunyai wanita lain dalam pernikahan.
Kehidupan pernikahannya tidak bahagia. Dia mencoba dengan menambahkan anak, tetap pria C ini tidak peduli setelah mereka mempunyai lebih banyak anak.
Hati dan pikiran pria ini selalu pada wanita lain, wanita yang dicintainya.

Kesimpulan yang saya dapat dari cerita ini adalah
Pria adalah mahkluk yang berinisiatif dalam percintaan, pria suka mengejar, dan mendapat.
Sedangkan wanita adalah mahkluk yang bisa belajar untuk jatuh cinta atau bisa jatuh cinta kemudian apabila diperlakukan dengan baik dan penuh cinta.
Jadi dalam pernikahan idealnya memang kedua pihak saling mencintai. Tapi jika tidak,
alangkah baiknya jika pria yang mencintai terlebih dahulu, karena cinta seorang pria tidak bisa dibangun.
Dan jika pria mencintai seorang wanita, percayalah memang dia akan menempatkan wanita tersebut seperti ratunya,
berusaha memberikan yang terbaik dan selalu berusaha membahagiakan wanita tersebut.

Sebagai wanita, ingatlah untuk memilih pria yang mencintai kita. Tentunya setidak menariknya seorang wanita, pasti setidaknya da seorang pria pernah menyatakan suka pada wanita tersebut.

=============

I ever read an article that I think this article can help us to choose our life partner.
This article change my opinion about how to choose and decide which man is the best for me. I feel very lucky that I read this article, and that is why I want to share to all of you. May this article will bless you all, like it did to me.

The story is made by a man :
My little sister fell in love with a man (A). Unfortunately this man fell in love with another woman, and he was not interested at all to my little sister, even my little sister is pretty, smart and kind. Shw is a sweet woman. My little sister tried to attract him, bu he didn’t pay attention at all to her.

At the same time, there was a man (B) who fell in love with her. She wasn’t interested to him at all. But he didn’t care, he keeps giving attention to her, want to listen her, give her many wonderful gifts like flowers, chocolates, etc. At that time also there was an another woman who feel in love with B. However B didn’t respond to her. His eyes only focus to my little sister. And finally, my little sister decided to marry B. After their marriage, they had several kids, and my little sister become happier and happier. Her husband always put her in his heart, she is no 1 in his heart, still give her many gifts and little sweet surprises, cook for her, be there for her, he give anything for her. As a woman, my little sister become more and more in love with the husband.

The second story about my female friend. She was feel in love with a man (C). This man was handsome, and many women are attractive to him, include my female friend.
She chased C without stopping. She came to his house, gave him attentions, knew his friends, etc. But C didnt love my friend, he was in love with another woman.
Finally, my friend got married with C, even C still in love with another woman.
She has C now in her life. After marriage, this woman become thinner and thinner, her face does not shine anymore,and she always look under pressure, desperate. In their marriage, C never giver her attention, come home late, and has another woman in their marriage life. Her marriage life was not happy. She tried to pregnant again and again, but C still didnt care after they have many children. His heart and mind is always in another woman, the woman that he loved.

The conclusion is :
Man is an initiative creature in love, he likes to chase and get. The opposite with woman, woman is a creature that learn how to feel in love or be able to fell in love.
The ideal marriage life is both man and woman is fell in love each other.
However, it is the best way to man fell in love more than a woman.
Man will always give the best to the woman he in love to.

Man, find a woman that you love to marry !
Woman, remember to choose a man who loves us !

SINGLE FOREVER !!

Read this sentences carefully :
Baik atau buruknya suatu hubungan (teman, berpacaran / pranikah, atau
pernikahan), tergantung dari siapa saja yang terlibat dari hubungan itu.

OMELET TELUR BUSUK
Temen2, kalo dipikirin dan direnungin maka kalimat di atas bener banget
tuhh. Relationship kita dengan orang lain, tentu terkait erat dengan pribadi
orang itu sesungguhnya. Seorang tokoh motivasi terkenal juga pernah bilang,
kita adalah rata-rata dari karakter teman-teman kita, dengan kata lain
keberadaan kita ini dipengaruhi oleh orang2 di sekeliling kita. Contoh nyata
dehh: Omelet, alias telor dadar / orak-arik. Dia akan menjadi makanan yang
enak banget (terutama buat yang laper) kalo terbuat dari telur-telur yang
segar dan baik. Tapi gw pernah bikin omelet dari 4 telur, dan ternyata waktu
gw pecahin telur ke 4 dan tercampur dengan 3 yang lain, telur ke 4 itu udah
busuk. Wakzzz…, Apa temen2 ada yang mau omelet dari 3 telur bagus dan 1
telur busuk..??
Tentu ga akan ada yang mau, because the 4th egg, has made the whole things
going bad. Yup, si telur busuk tadi udah mempengaruhi/ merusak telur-telur
yang baik. Dan kabar buruknya adalah : Omelet itu ga bisa jadi telur lagi.

Ilustrasi di atas, ga jauh beda dengan relationship yang kita alami dengan
teman-teman kita, termasuk juga dalam pernikahan. Relationship hanya bisa
seindah dengan siapa kita menjalin hubungan itu. Kalo dalam pernikahan sudah
diaduk menjadi satu, dan jika baru ketahuan kalau telur yang satu busuk dan
mengalahkan telur yang baik… owww… that’s terrible.

Now, kita lihat pada ayat dibawah ini, ayat yang mengawali tentang
relationship antar manusia.
Kejadian 2 : 18 TUHAN Allah berfirman: “Tidak baik, kalau manusia itu
seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan
dia.”
King James Version : And the LORD God said, It is not good that the man
should be alone; I will make him an help meet for him.
Jika manusia seorang diri / Alone : Tuhan katakan itu “Tidak Baik”.
Seorang diri = alone /sendirian, bukan single. Manusia yang Alone artinya
: sendiri saja, eksklusif, terisolasi, menyendiri, tersendiri, tidak ada
teman. Ini adalah kondisi yang tidak baik.

Mengapa TIDAK BAIK jika manusia seorang diri saja ?? Here’s the reason :
1. Karena KASIH. Sifat dasar dari kasih adalah MEMBERI, to give. God is
Love, jadi supaya Tuhan bisa mengasihi maka Tuhan menciptakan manusia agar
Tuhan bisa mencurahkan kasihNya.
2. Karena untuk memperoleh keturunan, maka harus berpasangan dengan lawan
jenisnya.
3. Karena talenta dan kemampuan kita dapat dikembangan sendirian saja.
Tetapi untuk mengembangkan Karakter, diperlukan orang lain! Betul khan?
You see guys? It’s not good for a man to be alone (sendiri, eksklusif,
menyendiri, tidak berteman)

But it’s good to be SINGLE !
SINGLE artinya: tunggal, whole, utuh, complete, terpisah, unik (English
Dictionary), whole, unique, undivided. Tuhan tidak bilang : It’s not good to
be single, tapi yang Dia bilang : It’s not good to be alone. Adam = adalah
pribadi yang Single, artinya complete, utuh, sempurna. Dikatakan “Allah
melihat segala yang dijadikanNya itu sungguh amat baik”. Ini berarti Adam
adalalah pribadi yang utuh, single, complete, and nothing wrong with Adam as
his person. Tidak pernah dikatakan bahwa Adam sibuk mencari pasangan untuk
mengisi kekosongan jiwanya. Tidak !!
Yang tercatat adalah : Adam mengusahakan dan memelihara Taman Eden,
sendirian ‘bo ! Termasuk kerjaan yang mahaberat, yaitu memberi nama segala
mahkluk hidup yang ada di bumi. Begitu sibuknya dia, sampai Adam enggak
sadar kalo dia perlu teman. Tuhanlah yang bilang, bahwa “It’s not good for a
man to be alone”. Adam sibuk, concern dgn pekerjaannya sehingga dia tidak
merasa membutuhkan teman. Inisiatif berpasangan, justru datangnya dari
Tuhan. Perhatiin deh, pada saat Adam setia menjalankan panggilannya, maka
Tuhan kasih bonus yaitu Pasangan Hidup. Nah, temen2 dah pada setia belom
nihh? Hehe… Ayo kita setia, maka yang terbaik pasti Tuhan sediakan buat
kita.

Waktu Tuhan menciptakan Hawa, wanita diciptakan BUKAN untuk membuat Adam
menjadi complete. Why? Krn Adam sudah complete sejak sebelum dia ketemu
wanita. Tujuan penciptaan wanita, sebagai penolong bagi Adam. The Lord said,
“I’m going to make him a helper”.
Ilustrasi nya gini : Untuk mengangkat meja sendirian, bisa dilakukan.
Tetapi dengan adanya penolong, maka akan membuat segala sesuatu menjadi
lebih mudah, right?.
Sekalipun saat itu Adam masih sendirian (alone), tetapi dia tidak merasa
kesepian. Temen2 perlu ingat bahwa alone, belum tentu kesepian / lonely.
Adam memang tidak kesepian krn ada Tuhan di situ, tetapi jelas bahwa Tuhan
bilang “it’s not good for a man to be alone”.

‘SINGLE’NESS
Guys, Kapan kita tahu bahwa kita siap untuk menerima pasangan?
Yaitu pada saat kita merasa tidak membutuhkan pasangan, karena disitulah
kita merasa Complete. Adam telah membuktikannya. Hawa datang bukan pada saat
dia sedang sibuk sana-sini mencari pasangan. Tuhan memberikan pasangan,
justru pada saat Adam ada dalam kondisi terbaik, saat sedang complete, utuh,
single dan menikmati panggilannya.

Singleness, adalah suatu tahapan yang harus dicapai oleh setiap orang yang
akan menikah.
Hanya orang yang SINGLE, utuh – complete – matang – unik – secure – aman,
hanya Single person yang siap masuk ke dalam arena pernikahan. Sebab
pernikahan seharusnya terjadi antara two single persons, antara laki-laki
yang utuh dan wanita yang utuh. Tetapi seringkali faktanya, pernikahan
terjadi antara dua orang yang saling tidak utuh, yang saling mencari
keutuhan dari diri pasangannya masing-masing. Ilustrasinya gini : Ada dua
gelas berisi air yang tidak penuh, diibaratkan sebagai seorang individu.
Pada masa pra nikah, seringkali seseorang berkata “ohh…, kekasih saya
adalah orang yang bisa memenuhi hidup saya” atau “bersama dengan kekasih
saya, hidup saya menjadi utuh / complete”. Faktanya adalah : setelah yang
gelas yang satu mengisi gelas yang lain, apa yang terjadi? Maka salah satu
dari gelas itu akan menjadi kosong!

Temen2, pernikahan tidak akan menjadi baik kalau ternyata kita mendapatkan
orang yang tidak single / tidak complete / tidak utuh. Perbuatan yang salah,
jika kita mencari seseorang yang bisa mengisi kekosongan dalam hati kita.
Bahkan, beberapa diantara kita mungkin udah mulai mencari-cari orang lain
yang bisa mengisi kekosongan dirinya, sejak dari kecil…!! SMP mungkin?

Matius 22 :39 Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah
sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.

Yesus berkata, supaya kita bisa mengasihi sesama kita, baik itu pasangan
kita, isteri/suami kita, maka kita harus bisa mengasihi diri sendiri.
Tidak bisa mengasihi dirimu sendiri = tentu tidak bisa mengasihi sesamamu
manusia. Perlu dicatat bahwa mengasihi diri sendiri: bukan berarti selfish,
self center, atau egois, melainkan menjadi utuh, complete, dan Single!!
Lantas bagaimana caranya mengasihi dirimu sendiri :
1. Mengenal diri kita sendiri. Do you know who you are ? Do you know why you
are in God? Do you know why you are here? Do you know your identity?
Yesus adalah pribadi yang mengetahui siapa diriNya, sehingga Dia bisa
mengasihi orang lain. (Yoh 14:6, 10:9, 10:11, 6:35, 8:12, 11:25) 2. Menerima
diri kita, apa adanya artinya kita memiliki gambar diri yang telah
dipulihkan dalam Kristus.

Pernikahan yang tidak baik ialah dua individu yang tidak bisa mengasihi diri
sendiri, tidak mengenal dirinya sendiri, tidak bisa menerima dirinya
sendiri, tetapi berusaha untuk saling mengasihi.
Lihat contohnya di Sinetron.

Beberapa relationship pra nikah atau malah pernikahan, sebetulnya
“mengosongkan” diri kita, atau “dries you up”, atau membuat kondisi kita
menjadi kering, yaitu pada saat pasangan kita berusaha memenuhi kekosongan
dirinya. Jika pasangan kita sedikit-sedikit telpon kita dan bilang, “Knapa
sih elo gak telp gue?”, atau sedikit-sedikit “Knapa sih elo ga perhatiin
gue?”, atau “Kenapa sih elo enggak seperti yang lain?” Sesungguhnya, kalau
kita Single (complete, utuh, whole), maka kita tidak segitu butuhnya
diperhatiin, karena kita bisa mengasihi diri sendiri dan siap mengasihi
orang lain. Yesus adalah pribadi yang tahu persis siapa dirinya, apa tujuan
hidupnya, dan kenapa Dia ada di muka bumi ini. (Yohanes 8:14)

IT’S MORE IMPORTANT TO BE SINGLE
Ternyata jika ditelaah lebih jauh, lebih penting untuk menjadi Single lebih
dahulu ketimbang menikah. Adalah lebih aman untuk tidak menikah lebih
dahulu, daripada menikah tapi kita belum menjadi single. Hal yang paling
berbahaya dalam pernikahan adalah orang yang tidak Single/utuh, menikah
dengan orang yang tidak Single/utuh. Itulah penyebab perceraian dan
memudarnya kebahagiaan dalam pernikahan.

Ilustrasi : Masih mending kalau gelas tadi berisi 50% : 50%. Yang lebih
parah, jika yang satu dalam kondisi yang dibawah 50%. Jika individu yang
satu tidak bisa memenuhi yang lain, maka pasangannya akan mencari orang
lain, yang dianggap bisa memenuhi kekosongan dirinya dan terjadilah
perselingkuhan yang berujung pada perzinahan. Lihatlah pada realita yang
ada, orang yang tidak utuh/complete/ single menikah dengan yang tidak utuh,
maka tinggal menunggu waktu saja dan dalam hitungan jari, tahun2 pernikahan
mereka akan segera berakhir.

It’s more important to you to be SINGLE first, then get married. Kalaupun
sekarang kita belum get married, yang terpenting kita menjadi SINGLE, maka
dengan demikian kita tetap bersukacita. Sebab, orang yang tidak SINGLE,
tidak utuh, tidak dapat menguasai dirinya (Amsal 25:28). Bagaimana mungkin
orang yang kosong / tidak utuh akan dapat mengendalikan dirinya? Dia hanya
bisa mengendalikan sebagian dari dirinya, tidak sepenuhnya. Tentu saja,
hanya orang yang Single, yang complete / penuh / utuh, akan dapat
mengendalikan hidupnya.
READ THIS :
Orang yang tidak utuh/complete, tidak dapat memberikan apa-apa untuk
pasangannya karena memang tujuan awal dia mencari pasangan adalah selfish,
hanya untuk mengisi kekosongan dirinya sendiri. Pasangan seperti ini hanya
akan banyak menuntut, banyak minta diperhatiin dsb. Dia akan mengganggu
konsentrasi hidup kita, pekerjaan, karier, bisnis dll. This person will
dries you up.

IT’S A WRONG MYTH
Mitos yang keliru ialah : Menikah adalah kunci menuju kebahagiaan, seakan
belum lengkap kalau belum menikah. Ini menyebabkan kebanyakan orang sejak
muda berpikir untuk mencari seseorang, untuk mengisi kekosongan dirinya.
It’s completely wrong, guys. Why ?? Karena kekosongan hidup kita hanya bisa
diisi oleh Tuhan. Makanya Tuhan Yesus bilang, “Seek ye first the Kingdom of
God “, Mat 6:33. Tuhanlah yang seharusnya menjadi pusat, sumber dan
inspirasi untuk mengisi kekosongan hati kita. Kita semua tahu, bahwa kita
tidak perlu menikah untuk menjadi complete. Pernikahan tidak selalu menambah
urapan dalam diri kita, tidak selalu akan menjadikan kita sebagai berkat
bagi orang lain. That’s not the point of a marriage. Kepenuhan panggilan
kita hanya bisa didapat di dalam Tuhan, yaitu pada saat kita tahu siapa diri
kita, kita bisa menerima diri kita sendiri, kita tahu kenapa kita ada
disini, dan kita memahami apa tujuan hidup kita.

Kunci menerima kebahagiaan yang sebenarnya adalah : Apabila kita menjadi
single/utuh/ complete, mengenali siapa kita di dalam Tuhan dan mengetahui
tujuan hidup kita, baik dalam keadaan menikah atau tidak menikah. Ada
orang-orang yang masih sendirian, belum berpasangan/ menikah, tetapi dia
tidak pernah merasa kesepian karena dia Single, utuh/complete dalam
panggilannya. Tidak dipungkiri, bisa saja sewaktu-waktu ada keinginan
memiliki pasangan, tetapi keinginan itu tidak pernah membuat dia menjadi
goyah dan tetap maksimal dalam panggilannya.

SEKALI LAGI : HANYA BISA DIISI OLEH YESUS
Banyak orang yang sendirian tapi
dia belum utuh/kosong/ sepi, hidupnya banyakdiisi dengan usaha2 utk memenuhi
kekosongan dirinya dan menjadi orang yang sibuk sana-sini mencari tulang
rusuknya. Cobain sana , cobain sini, lirik sana-sini, jadian sana-sini,
putus sana-sini, parah deh pokoknya. Jika dia menikah, bisa jadi dia malah
akan merusak pasangannya jika pasangannya adalah orang yang Single. Ingat
ilustrasi omelet. Telur yang busuk akan merusak telur yang baik. Nahh, jika
pasangannya tidak Single/utuh, wahh… akan lebih parah lagi. Mereka akan
saling mengeringkan, saling menuntut, saling menyakiti dan tidak dewasa, dan
akan berakibat pada ketidak-bahagiaan dan perceraian. Guys, sekali lagi
pahamilah, bahwa rasa kesepian dan tidak utuh, TIDAK BISA DIISI OLEH
PASANGAN KITA, melainkan hanya oleh Tuhan Yesus.

Justru pernikahan yang sempurna, hanya bisa dilakukan oleh dua orang Single,
yaitu mereka yang telah utuh dan complete. Mereka berdua tidak akan saling
mengeringkan, tapi saling memberi pujian, saling mendukung, saling menunjang
dan tidak saling menuntut. These two Single persons akan menghasilkan
sesuatu yang baik, kekuatan yang baru, berkat bagi sekeliling, dll. Tidak
heran jika setelah pernikahan, maka baik sang pria maupun sang wanita, akan
menjadi individu yang semakin berkualitas, yang mengalami kepenuhan
panggilannya di dalam Kristus.
Berbahagialah kita jika menikah dengan pribadi yang Single, pribadi yang
utuh/complete, punya kedewasaan dan panggilan dalam Kristus.

Remember :
Hubungan kita hanya sebaik dengan siapa saja yang terlibat dalam hubungan itu.
To be single should be the goal of every person.
Dan entah kita menikah atau tidak, sudah menikah atau belum…., STAY SINGLE !!

Sepasang Orang Tua yang juga Membutuhkan Kasih Sayang

Saya selalu berpikir bahwa orang tua juga harus sama seperti kita, bisa menyesuaikan diri dengan perkembangan yang terjadi di dunia; teknologi baru, informasi baru, system pengelolaan keuangan baru.
Sampai pada beberapa tahun terakhir ini saya baru menyadari bahwa mereka berusaha mengejarnya dengan susah payah. Kebanyakan system remote-control yang rumit, istilah-istilah teknis yang tidak
dimengerti, sampai pada pengelolaan keuangan yang masih asing bagi mereka. Akhir-akhir ini saya baru menyadari bahwa tidak jarang orang tua saya menahan untuk tidak membicarakan apa yang mereka ingin tanyakan, atau apa yang ingin mereka lakukan, hanya karena takut mengganggu kami. Tulisan ini sungguh merupakan artikel yang bagus.

Jika bukan karena perjalanan jauh kali ini, saya yang bodoh ini pasti tidak akan mengetahuinya. Papa mama yang sudah merawat kami tanpa pamrih selama ini, terutama Papa yang sudah pensiun belasan tahun yang lalu, tanpa terasa menua begitu cepat. Kami lima bersaudara, tetapi hanya tiga yang bisa berkumpul, memutuskan untuk menemani Papa Mama pergi jalan-jalan ke Singapore. Dalam perjalanan di atas pesawat, selama 4 jam Papa tidak pergi ke toilet. Meskipun kami sudah berusaha membujuknya, tetapi ia tetap tidak bergeming. Setiap kami sampai ke suatu tempat wisata, ia pun hanya masuk toilet kalau sudah terpaksa sekali. Suatu kali, Papa masuk ke toilet lama sekali. Setelah keluar dan tidak melihat kami, ia melihat kesana kemari. Sampai pada tahap ini saja, Papa juga tidak membuka mulutnya untuk berteriak sehingga membuat kami anak-anaknya kehilangan muka. Papa hanya berdiri kebingungan di tengah kerumunan orang-orang asing, tetapi tetap tenang dan sabar menunggu kemunculan anak-anaknya. Akhirnya saya mengerti mengapa Papa tidak mau ke toilet saat jalan- jalan.

Dulu, masih kecil dan belum mengerti. Sering menertawakan Nenek yang sudah berumur 80 tahun lebih, mengancingkan baju sendiri saja tidak bisa. Lamban dan bodoh sekali! Pekerjaan yang begitu sederhana, mengapa orang tua tidak bisa mengerjakannya dengan baik? Kita belum mengalaminya tentu sulit untuk memahaminya. Usia makin lanjut, terkadang kaki dan tangan ini tidak dapat diajak kompromi, tidak menuruti kemauan kita. Saya masih berpikir bahwa antara Papa dengan Nenek ada perbedaan waktu yang cukup lama, siapa tahu kalau tanpa terasa Papa sudah sampai di tahap ini juga. Setelah itu, saya tidak berani bermain-main lagi, setiap saya melihat ada perubahan pada raut muka Papa, pasti akan berkeras untuk mengantarkannya ke toilet, dan saya sendiri akan berdiri menunggu di depan pintu. Awalnya Papa merasa agak kurang nyaman, tetapi pelan-pelan akhirnya terbiasa. Saat saya menemani Papa untuk pergi ke toilet dalam perjalanan pulang di atas pesawat, tiba-tiba ia berbisik mengatakan, “Sebenarnya saya tidak bisa mengunci pintu WC dalam pesawat.” Saya menepuk-nepuk bahunya dan berkata, “Tidak apa-apa.”

Hati terasa pilu, dan ingin sekali memberitahukan adik-adik saya yang ikut agar dalam perjalanan berikutnya juga membawa suami masing-masing, supaya bisa lebih memperhatikan orang tua. Dan juga ingin mengatakan kepada kakak yang tidak ikut dalam perjalanan ini bahwa uang masih bisa dicari kembali, tetapi rejeki yang paling besar adalah orang tua yang masih sehat dan masih bisa diajak untuk perjalanan jauh.
Setelah masalah mengenai toilet ini sudah terselesaikan, kelak kita bisa melakukan perjalanan ke tempat yang lebih jauh lagi. Satu perjalanan ini banyak memberikan hikmah bagi saya, sehingga
saat sudah diatas kereta api, tanpa terasa saya meneteskan air mata… mungkin karena perasaan yang terlalu sensitive, atau juga karena mengkhawatirkan keadaan Papa Mama. Karena tadinya kurang memperhatikan, menjadi kaget melihat Papa Mama yang sudah menjadi tua dan lemah; tidak mempunyai ‘bahu yang tegap dan kuat’ untuk ‘tempat perlindungan yang hangat’ seperti dulu lagi. Ternyata manusia super yang selalu membantu saya untuk mengangkat langit diatas kepala, juga bisa menjadi tua.

Coca Cola dalam Renungan (Sudah tepatkah keberadaan anda sekarang?)

coca cola 2Ada 3 kaleng coca cola, ketiga kaleng tersebut diproduksi di pabrik yang sama.
Ketika tiba harinya, sebuah truk datang ke pabrik, mengangkut kaleng-kaleng coca cola dan menuju ke tempat yang berbeda untuk pendistribusian.

Pemberhentian pertama adalah supermaket lokal. Kaleng coca cola pertama di turunkan disini. Kaleng itu dipajang di rak bersama dengan kaleng coca cola lainnya dan diberi harga Rp. 4.000.

Pemberhentian kedua adalah pusat perbelanjaan besar. Di sana , kaleng kedua diturunkan. Kaleng tersebut ditempatkan di dalam kulkas supaya dingin dan dijual dengan harga Rp. 7.500.

Pemberhentian terakhir adalah hotel bintang 5 yang sangat mewah. Kaleng coca cola ketiga diturunkan di sana . Kaleng ini tidak ditempatkan di rak atau di dalam kulkas. Kaleng ini hanya akan dikeluarkan jika ada pesanan dari pelanggan. Dan ketika ada yang pesan, kaleng ini dikeluarkan besama dengan gelas kristal berisi batu es. Semua disajikan di atas baki dan pelayan hotel akan membuka kaleng coca cola itu,menuangkannya ke dalam gelas dan dengan sopan menyajikannya ke pelanggan. Harganya Rp. 60.000.

coca colaSekarang, pertanyaannya adalah : Mengapa ketiga kaleng coca cola tersebut memiliki harga yang berbeda padahal diproduksi dari pabrik yang sama, diantar dengan truk yang sama dan bahkan mereka memiliki rasa yang sama ?

Lingkungan Anda mencerminkan harga Anda. Lingkungan berbicara tentang RELATIONSHIP.

Apabila Anda berada dilingkungan yang bisa mengeluarkan terbaik dari diri Anda, maka Anda akan menjadi cemerlang. Tapi bila Anda berada dilingkungan yang meng-kerdil- kan diri Anda, maka Anda akan menjadi kerdil.

(Orang yang sama, bakat yang sama, kemampuan yang sama) + lingkungan yang berbeda = NILAI YANG BERBEDA.

so, mari kita memikirkan, mencari, memilih, memutuskan, dan memasuki lingkungan (kesempatan) yang terbaik untuk diri kita,
supaya kita dapat mengeluarkan yang terbaik (talenta) dari dalam diri kita.

Pasangan dari Tuhan

Bertahun-tahun yang lalu, Aku berdoa kepada Tuhan untuk memberikan pasangan hidup, “Engkau tidak memiliki pasangan karena engkau tidak memintanya”, Tuhan menjawab. Tidak hanya Aku meminta kepada Tuhan, Aku menjelaskan kriteria pasangan yang kuinginkan. Aku menginginkan pasangan yang baik hati, lembut, mudah mengampuni, hangat, jujur, penuh dengan damai dan sukacita, murah hati, penuh

pengertian, pintar, humoris, penuh perhatian. Aku bahkan memberikan kriteria pasangan tersebut secara fisik yang selama ini kuimpikan. Sejalan dengan berlalunya waktu, Aku menambahkan daftar kriteria yang kuinginkan dalam pasanganku.

Suatu malam, dalam doa, Tuhan berkata dalam hatiku,” Hamba-Ku, Aku tidak dapat memberikan apa yang engkau inginkan. ” Aku bertanya, “Mengapa Tuhan?” dan Ia menjawab, ” Karena Aku adalah Tuhan dan Aku adalah Adil. Aku adalah Kebenaran dan segala yang Aku lakukan adalah benar.” ” Aku bertanya lagi, “Tuhan, aku tidak mengerti mengapa aku tidak dapat memperoleh apa yang aku pinta dari-Mu?” ” Jawab Tuhan, “Aku akan menjelaskannya kepada-Mu, Adalah suatu ketidak adilan dan ketidak benaran bagi-Ku untuk memenuhi keinginanmu karena Aku tidak dapat memberikan sesuatu yang bukan seperti engkau. Tidaklah adil bagi-Ku untuk memberikan seseorang yang penuh dengan cinta dan kasih kepadamu jika terkadang engkau masih kasar, atau memberikan seseorang yang pemurah tetapi engkau masih kejam, atau seseorang yang mudah mengampuni tetapi engkau sendiri masih suka menyimpan dendam, seseorang yang sensitif, namun engkau sendiri tidak…”

Kemudian Ia berkata kepadaku, “Adalah lebih baik jika Aku memberikan kepadamu seseorang yang Aku tahu dapat menumbuhkan segala kualitas yang engkau cari selama ini daripada membuat engkau membuang waktu mencari seseorang yang sudah mempunyai semuanya itu. Pasanganmu akan berasal dari tulangmu dan dagingmu, dan engkau akan melihat dirimu sendiri di dalam dirinya dan kalian berdua akan menjadi satu.

Pernikahan adalah seperti sekolah – suatu pendidikan jangka panjang. Pernikahan adalah tempat dimana engkau dan pasanganmu akan saling menyesuaikan diri dan tidak hanya bertujuan untuk menyenangkan hati satu sama lain, tetapi untuk menjadikan kalian manusia yang lebih baik, dan membuat suatu kerjasama yang solid. Aku tidak memberikan pasangan yang sempurna karena engkau tidak sempurna. Aku memberikanmu seseorang yang dapat tumbuh bersamamu.”